Jumat, 10 Februari 2017

Tinjauan Pustaka Infeksi Bakteri Salmonella pada Ayam



TINJAUN PUSTAKA


Salmonella pertama kali diisolasi pada tahun 1885 dan sejak saat itu hamper 200 serotipe yang dapat diidentifikasi. Hanya sedikit sekali persentasi dari serotipe tersebut yang patogen pada manusia, Beberapa serotipe dapat juga patogen pada hewan (Izat dan Waldroup, 1989). 

Infeksi bakteri Salmonella atau lebih umum dikenal dengan istilah salmonellosis adalah penyakit yang menyerang hewan dan atau manusia yang disebabkan oleh genus Salmonella. Penyakit ini terdapat di semua negara dan kejadiannya lebih sering ditemukan pada petenakan ayam dan babi. 

Salmonellosis merupakan salah satu penyakit bakterial yang penting pada unggas yang sampai sekarang rnasih menjadi masalah serius pada usaha atau industriperunggasan (Utomo, 1998). Salmonellosis merupakan penyakit zoonosis dan termasuk penyakit "Food Borne Disease" karena penularannya terutama terjadi melalui makanan dan minuman. Makanan dan air merupakan sarana penularan penyakit yang baik pada manusia (Ginting, 1996 'dalam Utomo, 1998). 

Salmonellosis bisa terjadi pada semua umur, namun yang paling sering adalah unggas umur muda yaitu pada minggu pertama atau kedua kehidupan setelah menetas (Utorno, 1998). Kejadian atau prevalensi Salmonellosis pada unggas tergantung banyak faktor yaitu antara lain serotipe Salmonella, umur unggas, dosis infeksi, rute infeksi, jenis (breed) unggas, kompetisi mikroorganisme dan manajemen pengelolaan (Poppe, 1996). Salmonellosis pada ungas rnerupakan masalah ekonomi untuk semua tahap pada industri perunggasan dari produksi sampai pemasaran (Snoeyenbos dan Williams, 1991). 

Kerugian yang terjadi akibat Salmonellosis pada hewan antara lain kematian, penurunan produksi ternak, dan pengafkiran bahan makanan yang tercemari bakteri Salmonella. Kerugian ekonomi terjadi terutama psda breeder dan anak-anak ayam. Secara eksperimen dapat mencapai 85% pada anak ayam sampai dengan umur 4 minggu, menurunkan fertilitas clan daya tetas telur, menyebabkan pertumbuhan yang lambat pada anak-anak ayam, produksi telur menurun, kematian meningkat pada ayam dewasa, kualitas ayam clan telur menurun (Prastowo, 1980).


SUMBER

lzat, A.L. dan P.W. Waldroup, 1989. Salmonellosis Causes and Cures. In Poultry.

Utomo, B.N, 1998. lnfeksi Salmonella pada Unggas. Poultry Indonesia. Edisi April   No 217. pp. 27-29.

Ginting, N, 1988. Penyakit pada Ayam Cetakan I. Rekan Duta Setiawan. Jakarta.

Poppe, C., 1996. Salmonellosis In Poultry and People. Edisi Mei. In World Poultry.   pp. 113.

Snoeyenbos, G.H dan J. E Williams, 1991. Salmonellosis. In 8.W. Calnek et al., edt. Disease of Poultry 9th eds. Iowa State University Press. Ames. USA. pp 72.

Prastowo, 8.P., 1980. Pedoman Research Penyakit-Penyakit Ayam. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor.




Untuk lebih jelas mengenai Tinjauan Pustaka Infeksi Bakteri Salmonella pada Ayam bisa dilihat di preview di bawah ini dan jika ingin mendownload makalah ini dalam bentuk pdf bisa menekan button unduh disini.




Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© Note-Student | Share Science
Posts RSSComments RSS
Back to top